Senam otak bisa menjadi solusi bagi anak yang mengalami kesulitan belajar atau berkonsentrasi. Senam otak atau brain gym merupakan sentuhan dan gerakan-gerakan yang bisa merangsang kerja dan berfungsinya otak secara optimal. Selain lebih bisa mengaktifkan kemampuan otak kanan dan kiri, senam ini mampu menjembatani kedua belah otak sehingga kerja sama bisa terjalin.
Anak yang sudah mampu mengkoordinasikan motorik kasar, baru diperbolehkan melakukan senam otak. Khusus untuk anak batita, jangan memaksakan mereka untuk melakukan gerakan senam secara sempurna. Gerakan senam baru mendekati sempurna ketika anak menginjak usia 4-5 tahun.
Senam otak bisa dilakukan oleh semua usia, sehingga ketika mengajarkan gerakan senam pada anak, Anda pun akan mendapatkan manfaatnya. Untuk anak yang sudah sekolah, senam ini mampu membuatnya lebih siap menerima pelajaran yang diajarkan, lebih bersemangat dan ceria menjalani hari-harinya. Anak yang rutin melakukan senam akan dijauhkan dari stres, agresivitas, dan hiperaktif.
Gerakan dalam senam otak melatih otot-otot kecil yang melindungi syaraf-syaraf sehingga anak lebih mudah berkonsentrasi, serta mengembangkan potensinya. Bahkan senam ini baik dilakukan untuk anak-anak autis, dan down syndrome. Kelebihan lainnya pada senam otak ini memiliki sifat yang santai, tanpa paksaan, dan fun.
Pastikan anak cukup mengkonsumsi air putih sebelum senam dimulai, mengingat air membawa semua udara dan energi menuju otak. Jika seseorang malas minum akan mengakibatkan otak mengering.
Periksa apakah anak kurang minum atau tidak. Lakukan dengan cara menyuruhnya mengangkat tangan kanan atau kiri ke samping, sejajar dengan pundak. Lalu mintalah anak menggerakkan tangannya naik-turun, kemudian diam, sejajar dengan pundak dan tekan perlahan. Jika tangan anak ikut turun ketika Anda menekannya dan kembali lagi, maka anak masih kurang mengkonsumsi air putih.
Setelah memastikan anak cukup minum, mulailah melakukan gerakan-gerakan senam otak berikut ini :
Buka Saklar
Taruhlah jari telunjuk dan ibu jari tangan kiri di bawah tulang selangka. Tepatnya di daerah yang banyak lemaknya atau titik sentral. Lakukan gerakan secara perlahan-lahan. Letakkan telapak tangan kanan di atas pusar, dan usap perlahan.
Lakukan gerakan sambil terus mengambil nafas dan posisikan lidah di langit-langit. Hembuskan nafas perlahan dan pastikan tubuh tetap rileks. Setelah merasa cukup, pindahkan tangan kanan ke ekor dan usap perlahan-lahan.
Gerakan Angka 8 Tidur
Angkat tangan kanan, acungkan jempol dan arahkan mata ke ibu jari lalu ikuti setiap gerakan ibu jari. Pastikan kepala tidak ikut bergerak. Lakukan gerakan ini sebanyak 4 kali. Ganti dengan tangan sebelahnya dan lakukan gerakan yang sama sebanyak 4 kali.
Penyatuan
Julurkan tangan ke depan lalu satukan kedua belah telapak tangan dengan jari saling bersilangan. Minta anak untuk menggerakkan ibu jari dan pastikan kepala tidak bergerak. Lakukan sebanyak 4 kali putaran.
Burung Mahoni
Letakkan telapak tangan kanan di pundak kiri sembari memijat-mijat. Lalu arahkan muka ke kanan sambil mengambil dan menghembuskan nafas perlahan-lahan. Lalu posisikan badan menghadap ke depan sambil menarik nafas. Lakukan gerakan ini sebanyak 4 kali. Ganti tangan dan lakukan gerakan yang sama.
Hook up
Silangkan kaki, dimana posisi kaki kanan di depan kaki kiri. Lalu silangkan kedua tangan, dengan tangan kanan berada di atas tangan kiri lalu satukan telapak tangan dengan jari saling bersilangan. Putar ke arah dalam dan letakkan di dada. Cobalah untuk rileks. Lakukan gerakan ini dengan posisi tangan dan kaki bergantian.
Penyatuan
Posisi tubuh sikap sempura lalu mintalah anak menggerakkan tangan ke belakang lalu dilanjut ke arah depan. Tempelkan ujung jari tangan kanan dan tangan kiri hingga terasa kesemutan. Pastikan tubuh tetap rileks.
Lakukan gerakan senam otak secara berurutan dan rutin. Lakukan minimal 1-3 kali selama 10-15 menit setiap hari, untuk mendapatkan hasil optimal.
Prev
First
| Next
Last
|